Sudah 6 kali Operasi! Alvarendra Alami Usus Buntu Hingga Paru-paru Tak Berkembang
Rp 1.229.000 dari Rp 10.440.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“3 kali anakku harus dirawat inap, bahkan masuk PICU hingga 2 bulan! Kondisi kesehatanku juga sempat drop, karena emosi terkuras akibat ketakutan kehilangan anakku dan kelelahan fisik. Di saat terberat itu, suamiku justru memilih pergi, meninggalkan aku dan anak kami yang tengah berjuang melawan sakitnya.”

“Untuk bertahan hidup, aku terpaksa mengandalkan uang pemberian dari Ibuku yang sudah renta. Aku juga mencoba mengais rezeki dengan berjualan minuman, tapi sering kali harus kutinggalkan karena harus mendampingi anakku.” -Novrida, orang tua Alvarendra-

Alvarendra Arroyyan (2 thn), adalah penyejuk hatiku, buah hati yang seharusnya tumbuh dalam pelukan dan tawa. Namun, sejak masih dalam kandungan, hidupnya justru telah diuji. Ia mengalami usus buntu dan ketika lahir secara prematur, paru-parunya belum berkembang sempurna.

Tak ada hangatnya rumah, tak ada pelukan dariku di awal hidupnya. Sejak lahir, anakku harus tinggal di rumah sakit. Enam bulan lamanya, hari-harinya dihabiskan di balik dinding ruang perawatan, menghirup aroma obat-obatan, jauh dari kasih sayang seorang ibu yang hanya bisa menatapnya dengan doa.

Tubuh mungil anakku telah menanggung banyak luka. Enak kali operasi sudah Ia lalui, mulai dari tindakan mengeluarkan cairan yang terus menumpuk di paru-parunya hingga operasi pada ususnya. Tapi anakku luar biasa, Ia mampu bertahan dari semua rasa sakit yang tak bisa Ia ucapkan.

Saat ini, kondisi anakku lebih banyak diam karena belum lancar berbicara. Namun, setiap menjalani terapi motorik dan belajar berjalan, senyum cerianya selalu hadir, walau batuk-batuk masih datang karena masalah paru-parunya. Ia juga mengalami gizi buruk karena hanya mampu menerima asupan susu

Pengobatan harus terus dijalani, tapi aku mulai terhimpit oleh keterbatasan biaya. Dalam seminggu, bisa empat kali aku harus membawanya ke rumah sakit yang berjarak 30 menit dari rumah kami di Pulogadung, Jakarta Timur.

Biaya transportasi menjadi beban berat bagiku yang tak memiliki penghasilan tetap. Belum lagi, ada juga obat yang tidak dicover BPJS, susu, dan kebutuhan lainnya untuk anakku.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Alvarendra tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Alvarendra!

-
Pencairan Dana Rp 795.000
Ke rekening ****3576 a/n Novrida chairunnissa
Dana digunakan untuk 1. Susu chilkid Rp.150.000 2. Susu Pediacomplete Rp. 200.000 3. Pampers mamypokok Rp.75.000 x 2ball= Rp. 150.000 4. Transportasi grab kontrol ke RSCM Pp Rp.40.000 x 5= Rp200,000 5. Minyak Telon Rp.Rp 50.000 6. Tisu Basah 3 pack Rp.45.0002026-02-19 11:47:12
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Bola Matanya Nyaris Keluar, Zibran Bertahan Melawan Tumor di Tengah Keterbatasan
Yenih Rosita
Rp 1.271.006
73 hari lagi
Pirlo Butuh Cuci Darah untuk Bertahan Hidup
Ida Fitriana
Rp 25.902.548
53 hari lagi
Sempat Henti Jantung! Anak Pengemudi Ojol Asal Aceh Berjuang Berobat di Jakarta
Heni Supita Sari
Rp 6.757.501
57 hari lagi
Bangun Tidur Tiba-tiba Buta! Anak Kurir Alami Penyakit Saraf Langka
Azzam Ikhwan Nurrochman
Rp 1.412.001
8 hari lagi
Seorang Ibu Berjuang Sendirian Demi Anak yang Didiagnosis Beragam Penyakit
Tanty Oktabalia
Rp 6.231.012
69 hari lagi
