Tulangnya Sampai Keropos! Bu Elang Alami Kanker Payudara dan Kecelakaan
Rp 0 dari Rp 9.075.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Tak lama setelah menjalani operasi pengangkatan payudara, aku jatuh dari motor! Tubuhku benar-benar sakit dan hancur. Apalagi ketika dokter mengira tulangku patah akibat kecelakaan, ternyata tulang itu keropos karena sel kanker sudah menyebar."

“Akhirnya aku menjalani operasi pengangkatan tulang dan diganti pen. Disaat aku sedang membutuhkan banyak biaya, kakakku yang biasanya menanggung pengobatanku meninggal dunia. Putusasa seketika menyelimuti, bagaimana aku bisa bertahan dengan penyakit dan keterbatasan biaya ini?”

Aku Elang Yudansih (49 thn), kanker payudara benar-benar pukulan terbesar yang mengubah hidupku dan juga kakakku. Demi pengobatanku, kakak rela jorjoran mencari uang tambahan. Pagi hingga siang Ia mengajar sebagai guru di sekolah, pulangnya Ia mengajar les musik dan bimbel.

Meski kakakku sudah berjuang keras, tetap tak sebanding dengan biaya pengobatan yang besar. Saat menjalani radiasi kanker selama 4 bulan di Bandung, aku benar-benar sendirian tanpa pendamping agar berhemat.

Kos-kosan selama pengobatan di luar kota sempat menunggak, semua peralatan medis tak sanggup dibeli, bahkan aku sampai tidak makan 2 hari. Aku hanya bisa menahan rasa nyeri lapar dan berdoa, hingga Tuhan beri pertolongan melalui orang yang datang menjenguk dan membantu kebutuhanku.

Namun, ujian hidupku seperti tak memberiku sejenak bernapas. Kabar pilu kembali datang. Akibat berjuang keras mendapatkan uang untuk pengobatanku, kakakku sampai mengabaikan kesehatannya dan lebih dulu kembali ke pelukan Tuhan. Duniaku hancur, tidak ada lagi orang yang selalu mendukungku.

Ditengah kesedihan, aku masih harus terus bolak-balik dokter. Syukurlah kondisiku membaik, dari sebelumnya tidak bisa jalan, sekarang bisa jalan lagi. Namun, aktivitasku masih terbatas, luka bekas operasi masih basah dan tanganku belum bisa digerakkan akibat bengkak.

Terkadang aku masuk rumah sakit, efek pengobatan membuatku diare dan anemia hingga harus transfusi darah. Entah sampai kapan aku harus menahan penyakit ini, terhitung sudah 5 tahun lalu gejalanya muncul tanpa ku sadari. Di awali rasa gatal luar biasa di area payudara yang awalnya didiagnosa dokter adalah alergi.

Pengobatanku masih panjang, aku masih membutuhkan banyak biaya yang tidak bisa aku sanggupi. Diantaranya biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ibu Elang tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ibu Elang!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Bekas Jahitan Operasi Kankernya Terbuka, Pak Endang Kesulitan Biaya Melanjutkan Pengobatan
Endang Suhendar
Rp 2.203.002
51 hari lagi
Kanker Payudara Stadium 4 Menjalar ke Tulang Selangka dan Tulang Ekor Bu Arwin!
arwin tri herawati
Rp 3.080.001
42 hari lagi
Awalnya Hanya Bersin Berdarah, Ternyata Pak Antoni Didiagnosa Tumor Nasofaring!
Suparti Suparti
Rp 1.805.000
42 hari lagi
Tubuh Amru Kini Tinggal Tulang Dibalut Kulit, Kondisinya Makin Parah Usai Operasi
AMRU 06
Rp 9.226.008
74 hari lagi
Dulu Kuat Menebas Rumput, Kini Pak Kadarisman Berjuang Melawan Jantung Bocor
Kadarisman Kadar
Rp 170.000
77 hari lagi