Darah Mengalir dari Hidung Pak Suandi, Tak Disangka Tumor dan Stroke Mengubah Hidupnya
Rp 0 dari Rp 8.580.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Pernah suamiku tiba-tiba demam dan mengalami kesulitan bernapas karena hidungnya tersumbat tumor. Aku sekeluarga sangat panik, tapi hanya bisa terdiam dan tak berdaya karena tak bisa membawanya ke rumah sakit.” -Lilim Halimah, Istri Pak Suandi-

Aku masih ingat ketika pagi itu, tubuh suamiku, Suandi (55 thn), panas. Belum sempat aku memahami apa yang terjadi, tiba-tiba darah segar mengalir dari hidungnya. Aku terkejut dan takut luar biasa, tapi langsung segera membawa suamiku ke rumah sakit.

Suamiku didiagnosa tumor dan stroke! Mendengar itu, aku hanya terdiam dan tak tahu harus berkata apa. Selama ini suamiku tidak menunjukkan gejala sakit, tapi kondisinya langsung parah. Hatiku hancur, apalagi penyakit itu perlahan mengambil banyak hal dari kehidupannya.

Dokter pernah memberikan rujukan agar suamiku melanjutkan pengobatan ke Jakarta. Ada harapan di sana, tapi perjalanannya terasa berat. Bukannya keluarga tidak ingin berjuang, tapi karena keluargaku tidak memiliki biaya untuk membawanya ke Jakarta.

Sampai saat ini belum ada tindakan serius untuk suamiku. Kini, kondisi tangan dan kakinya tidak bisa berfungsi seperti sebelumnya. Berjalan tidak mampu, bahkan untuk bangun dan duduk pun seringkali membutuhkan bantuan.

Ketika rasa sakit datang, aku hanya bisa melihatnya merintih menahan kesakitan. Rasanya begitu berat melihat orang yang aku sayang berada dalam kondisi itu. Di tengah keterbatasan tubuhnya, suamiku ingin bisa kembali beraktivitas seperti dulu dan tidak terus bergantung pada orang lain.

Namun, sekedar membawa suamiku berobat dari rumah di Pandeglang, Banten, ke rumah sakit daerah juga bukan hal mudah. Keluargaku dihadapkan dengan keadaan ekonomi yang sangat sulit. Suamiku tak lagi bisa bekerja, sumber penghasilan keluarga hanya dari anak yang bekerja sebagai kuli panggul pasar.
Tak jarang keluargaku harus menahan lapar demi menghemat untuk kebutuhan pengobatan suamiku. Satu-satunya harapan besarku adalah saumiku menjalani operasi, tapi aku masih kesulitan untuk memenuhi biaya transportasi bolak-balik rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Suandi tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Suandi!

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Suamiku Tiba-tiba Alami Stroke Saat Sedang Bekerja Sebagai Tukang Ojek
minah
Rp 1.768.002
9 hari lagi
Operasi yang Kukira Akan Menyembuhkanku, Justru Membuka Perjuangan Melawan Penyakit Mematikan
Ulan
Rp 10.000
77 hari lagi
Enam Tahun Melawan Stroke, Ibu Salbiah Kini Lumpuh Total dan Hanya Bisa Terbaring
Salbiah
Rp 110.000
82 hari lagi
Dulu Aku Menghidupi Keluarga, Kini Aku Hanya Bisa Menanti Keajaiban untuk Sembuh
Bahrul Ulum
Rp 210.000
68 hari lagi
Kesakitan Sepanjang Hidup, Alif Infeksi Saluran Kencing Hingga Terancam Lumpuh!
Yulyanti
Rp 18.311.057
54 hari lagi