Dulu Bisa Bantu Emak dan Bapak Berjualan, Kini Danu Hanya Terbaring dengan Kepala Tertarik Paksa ke Kiri
Rp 10.000 dari Rp 800.000.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Emak dan bapakku menangis setiap kali melihat keadaanku. Anak yang dahulu bisa membantu mereka berjualan buah di pasar malam, kini hanya bisa terbaring tak berdaya dengan kepala tertarik kuat ke arah kiri. Aku ingin bangkit, tetapi tubuhku seperti tak lagi bisa diperintah.”

“Leherku terus kejang, otot-ototku terasa seperti ditarik paksa, dan rasa sakitnya begitu luar biasa. Aku sudah berobat ke berbagai tempat, tetapi belum juga sembuh. Aku ingin sembuh, agar bisa kembali bekerja dan membantu orang tuaku.”

Namaku Danu Wasita (31 thn), aku mengalami saraf kejepit. Kehidupan yang dahulu kujalani dengan sederhana itu kini terasa begitu jauh. Sudah tiga bulan aku berjuang menghadapi penyakit ini, tapi untuk sekedar menoleh, menunduk maupun meluruskan kepala saja aku tidak bisa.

Aku tak pernah menyangka kini hidupku harus merepotkan Emak dan Bapak, mereka sudah tua, tapi tetap harus mencari nafkah. Semua bermula ketika kepalaku tiba-tiba bergerak sendiri saat sedang berjualan di pasar malam. Aku mengira mungkin hanya kelelahan, sehingga ototku tegang. Tapi nyatanya penderitaan panjang yang harus aku hadapi.

Sepulang berjualan, aku mencoba membeli obat di apotek. Dua jam kemudian, aku juga meminum jamu. Aku berharap keluhan itu segera mereda agar aku bisa kembali bekerja seperti biasa. Namun, hari demi hari berlalu, kondisiku tak kunjung membaik.
Aku kemudian mencoba pijat hingga tiga kali, bahkan berganti orang, karena terus mencari cara agar kepalaku kembali normal. Sayangnya, bukannya membaik, posisi kepalaku justru semakin miring ke kiri. Beberapa minggu kemudian, aku kembali berobat ke klinik dan dokter memberi suntikan agar leherku tak lagi tegang.

Namun, setelah itu, tarikan di leherku justru semakin terasa aneh. Kepalaku seperti ditarik paksa ke arah kiri, begitu kuat hingga aku kesulitan mengendalikannya sendiri. Aku ketakutan dan berusaha meluruskan kepala, tetapi tarikan itu terus terjadi.
Akhirnya aku minta rujukan ke rumah sakit, saat itulah penyakit saraf kejepit ini ketahuan. Rasa sakit itu terus aku alami, bahkan otot di sisi kanan leherku terasa seperti hendak putus akibat tarikan tersebut. Tulang leher di sisi kanan pun terkadang berbunyi keras ketika kepalaku tertarik.

Hari-hariku kini dipenuhi rasa sakit, ketakutan, dan ketidakpastian. Aku tidak tahu kapan tarikan itu akan berkurang. Aku tidak tahu kapan bisa kembali bekerja. Bahkan, aku tidak tahu berapa lama lagi aku harus bertahan dalam kondisi seperti ini.
Sementara itu, orang tuaku kesulitan biaya untuk memenuhi pengobatanku. Bapak masih berjualan di kios, sedangkan emak tetap berjualan di pasar malam. Aku tahu mereka pasti lelah. Aku tahu mereka juga memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi. Namun, di tengah keterbatasan itu, mereka masih berusaha membawaku berobat.
Dokter menyarankan tindakan operasi stereotaktik brain lesion dan pemotongan saraf leher untuk membantu mengurangi tarikan otot yang tidak terkendali. Hingga saat ini, aku belum menjalani operasi karena masih dalam tahap penanganan dan pertimbangan medis.
Sementara itu, aku masih membutuhkan biaya transportasi ke rumah sakit dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Danu tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Danu!
Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Ma, Aku Ingin Bisa Berjalan dan Sekolah Lagi
Dewi Sri Agustina
Rp 20.791.589
27 hari lagi
14 Tahun Berlalu, Kakiku Semakin Lemah dan Terancam Alami Kelumpuhan
Ahmad Rusman
Rp 620.000
42 hari lagi
Buruh Tani Ini Berjuang Menyelamatkan Istri Tercinta yang Mengidap Jantung Bocor
Nasrudin
Rp 2.350.001
18 hari lagi
5 Tahun Berjuang dari Gagal Ginjal Stadium 5! Pak Arif Kesulitan Melanjutkan Pengobatan
Arif hidayat
Rp 1.965.002
28 hari lagi
Tanpa Ayah dan Ibu, Didit Berjuang Melawan Penyakit TB Tulang dan Tumor
Didit Karyadi
Rp 1.213.000
66 hari lagi
