Benihbaik_2026-08-19_17871280996a85692310c13.jpeg
Kesehatan

Dulu Menjadi Tulang Punggung Keluarga, Kini Aku Berjuang Hidup dengan Cuci Darah

Rp 0 dari Rp 8.230.000

82 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Ahmad Supriyadi Identitas terverifikasi user
anon
Surat Rujukan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Hasil Laboratorium Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan Tervalidasi oleh Tim Benihbaik.com user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user

“Sejujurnya, sejak mengetahui bahwa aku mengalami gagal ginjal, semangatku pernah benar-benar jatuh. Aku merasa hidupku sudah tidak punya harapan. Aku merasa menjadi beban bagi orang-orang yang kusayangi. Sekarang untuk pergi ke rumah sakit saja aku membutuhkan bantuan orang lain.”

“Namun, setiap kali melihat keluargaku yang tak pernah lelah mendampingi dan merawatku, rasanya aku tidak punya alasan untuk menyerah. Bayangkan, sudah enam tahun lamanya mereka setia berada di sisiku. Dukungan dan kasih sayang mereka selalu menjadi alasan yang menguatkan hatiku untuk terus bertahan.”

Perkenalkan, aku Akhmad Supriyadi (46 thn). Kondisiku semakin memburuk setelah didiagnosa asam urat akut dan hipertensi. Lalu, aku tiba-tiba mengalami pendarahan hebat hingga dilarikan ke rumah sakit. Setelah diperiksa, aku juga didiagnosa gagal ginjal kronis. 

Dokter mengatakan aku harus cuci darah rutin. Duniaku rasanya seketika gelap, tidak siap menerima kenyataan buruk itu. Hidupku seketika berubah, sejak itu tubuhku sering lemas, tulangku terasa linu, kakiku sering kram dan bengkak, hingga napasku sering sesak. 

Aku sering merasa tidak memiliki tenaga untuk melakukan banyak hal. Sebagian besar waktu aku habiskan hanya untuk beristirahat di rumah. Aktivitas yang bisa aku lakukan hanyalah beribadah dan berusaha menjaga tubuhku agar tidak terlalu lelah.

Namun, perjalananku untuk cuci darah juga tidak mudah. Akses cuci darah yang selama ini dilakukan melalui alat yang dimasukkan pada leherku mengalami masalah. Sudah sekitar tujuh kali aku menjalani operasi untuk memperbaiki selang cuci darah akibat masalah tersebut. Dokter bahkan berencana untuk melakukan operasi lanjutan padaku.

Setiap dua kali dalam seminggu, aku harus menjalani cuci darah. Namun, hal yang membuatku semakin sedih adalah setiap perjalanan menuju rumah sakit membutuhkan biaya. Belum lagi obat yang ditanggung BPJS, vitamin dan kebutuhan lainnya. 

Dulu aku bekerja di perusahaan dan memiliki penghasilan tiap bulan, kini aku untuk berobat pun kesulitan biaya. Kini, aku berupaya mencari penghasilan dari bekerja apapun yang bisa aku lakukan di rumah. Sementara istriku, harus berjuang ke jalanan sebagai pengemudi ojek online dan kadang mencuci baju dari rumah ke rumah. 

Jika berhenti cuci darah, kondisi tubuhku semakin memburuk dan keselamatanku terancam. Aku ingin kembali sembuh dan beraktifitas seperti dulu lagi, bekerja tanpa harus merepotkan keluarga. Aku masih ingin berkumpul bersama keluarga, dan masih ingin merasakan hari-hari sederhana yang dulu begitu berarti.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Pak Akhmad  tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Akhmad!   

Aktivitas donasi kosong-01

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya