5 Kali Operasi Kepala, Hisyam Berjuang dari Abses Akut Hingga TB Paru!
Rp 1.449.006 dari Rp 17.244.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
“Aku hampir tak sanggup berdiri ketika dokter berkata ada nanah (abses) sebesar 3 cm di otak anakku! Dokter juga mengatakan sebagian otaknya sudah mengalami kerusakan, bahkan ada kemungkinan Ia bisa lupa bernapas.”

“Di usianya yang belum genap setahun, anakku sudah melewati 5 kali operasi. Entah berapa banyak sayatan, jahitan, dan tusukan jarum yang terpaksa ia rasakan. Ia tidak bisa mengungkapkan sakitnya, tapi sorot mata sayunya bercerita lebih dari apapun.” -Rahma Wita, Orang tua Hisyam-

Di usianya yang baru 40 hari, Muhammad Hisyam Al Najmi (1 thn), tiba-tiba mengalami demam tinggi disertai kejang hebat. Saat hasil pemeriksaan keluar, anakku mengalami hidrosefalus. Aku tidak tahu sepenuhnya penyakit itu, tapi hatiku dipenuhi ketakutan.

Hisyam dipindahkan ke ruang PICU dan dinyatakan kritis! Bahkan, dokter mengatakan tingkat kesadarannya hanya 3%. Seketika air mataku jatuh. Aku tidak siap kehilangan anakku, anak yang sudah aku nantikan selama tiga tahun. Tuhan, Ia bahkan baru sempat aku peluk sebentar.

Dokter akhirnya melakukan operasi untuk menyedot abses di otak anakku. Aku menangis lega ketika operasi itu berhasil dan Hisyam melewatinya dengan selamat. Namun ketenangan itu tidak bertahan lama. Beberapa bulan kemudian, Hisyam tiba-tiba muntah berkali-kali dan kembali harus dirawat di rumah sakit.

Mimpi buruk anakku ternyata belum usai. Abses di kepalanya muncul lagi, kali ini ukurannya lebih besar. Anakku harus kembali menghadapi meja operasi, tapi napasnya malah sesak. Ternyata penderitaannya bertambah, anakku mengalami pneumonia dan TB Paru.

Sejak itu, perjuangannya semakin berat. Ia menjalani berbagai operasi hingga akhirnya dipasangi VP-Shunt untuk mengalirkan kelebihan cairan dari kepalanya ke perut.Masalah paru-parunya pun membuat ia membutuhkan alat bantu napas trakeostomi.

Meski tubuhnya dipenuhi alat medis, tapi aku melihat semangat anakku untuk kesembuhannya. Saat fisioterapi, Ia berusaha keras mengangkat kepalanya sendiri. Setiap minggu, aku membawanya kontrol hingga 17 kali bolak-balik ke rumah sakit. Aku selalu ingin Ia punya kesempatan untuk sembuh.

Namun harapanku sering kali runtuh ketika melihat isi dompetku. Penghasilan suamiku sebagai sopir jauh dari cukup untuk biaya pengobatan yang terus meningkat. Semua barang berharga telah kami jual demi merawat Hisyam. Kini, kami benar-benar kehabisan cara.

Saat ini, anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak dicover BPJS, alat bantu napas oksigen, susu dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Hisyam tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Hisyam!

-
Pencairan Dana Rp 1.233.044
Ke rekening ****019503532 a/n Rahma wita
Dana digunakan untuk 1. Reimburse Susu SGM Gain Optigrow Rp168.400 x 3 = Rp505.200 2. Reimburse OnrMed Suction Catheter Rp7000 x 20 = Rp140.000 3. Reimburse Sterile water Rp40.000 x 3 = Rp120.000 4. Reimburse terapi untuk 1 bulan 4x pertemuan Rp 530.0002026-01-21 10:20:35
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Tubuh Kaku dan Tatapan Hilang Arah, Bima Berjuang dari Mikrosefali Hingga Epilepsi
Yurike Nurviani
Rp 1.393.000
55 hari lagi
Sudah menjalani Operasi 7 Kali! Leher Haziq dilubangi Akibat Penyakit Jantung
Sarmina
Rp 14.313.000
12 hari lagi
Aku Hanya Pedagang Sayur yang Berjuang Demi Anak Sakit Jantung
Heri iswanto
Rp 7.621.000
73 hari lagi
Perutnya Bengkak dan Tubuhnya Kuning. Khairi Butuh Cangkok Hati
Nadiaoktafina Nadia
Rp 5.174.000
74 hari lagi
Anak Kuli Bangunan Sampai Kejang Akibat Penyakit Jantung
Sari
Rp 1.824.000
23 hari lagi
