Lahir Tak Menangis, Arrasya Langsung Berjuang Melawan Penyakit Jantung di Ruang NICU
Rp 428.000 dari Rp 9.675.000
Penggalang Dana
Penerima Donasi
Anakku, Arrasy Khalif Satria, lahir melalui operasi caesar karena tidak mengalami kontraksi. Ia tidak menangis sedikit pun, tapi dokter langsung membawanya ke ruang NICU untuk mendapatkan pertolongan. Aku sangat khawatir, apa yang terjadi pada buah hati yang ku nantikan?

Setelah diperiksa dokter, anakku didiagnosa mengalami penyakit jantung bawaan. Seketika aku terdiam, rasanya seperti mimpi buruk yang dipaksakan menjadi nyata. Ketika aku melihat kondisinya, bibir, kuku, lidahnya membiru dan napasnya sesak.

Selama seminggu anakku mendapat perawatan, hari-hari itu terasa begitu panjang bagiku sebagai seorang ibu. Setiap detik waktu, aku hanya bisa memandang tubuh kecilnya yang berjuang hidup sambil terus memanjatkan doa agar Ia terus bertahan.

Setelah diizinkan pulang dari rumah sakit, kondisi anakku justru semakin memburuk. Saat kembali dibawa ke dokter, anakku malah dirujuk untuk pengobatan ke Jakarta. Saat itu, kondisi ekonomi keluargaku benar-benar sulit, biaya transportasi dari rumah di Padang ke Jakarta sangat besar.

Segala cara aku lakukan, aku menahan rasa maluku untuk meminjam uang kepada tetangga dan orang terdekat demi pengobatan anakku. Aku tidak punya pilihan lain selain berusaha mencari pertolongan. Akhirnya, dengan modal Rp5 juta, aku akhirnya membawa anakku ke ibu kota.

Namun, anakku tidak direkomendasikan naik pesawat. Aku harus membawa anakku menempuh perjalanan panjang menggunakan bus selama 2 hari. Saat itu, aku bertemu penumpang di bus yang bingung melihat kondisi anakku dan bahkan mengajak beristirahat di rumahnya.

Siapa sangka, orang yang baru aku kenal tersebut memberikan amplop yang jumlahnya mencapai jutaan saat aku dan anakku akan meninggalkan rumahnya. Rasanya terharu sekali, di tengah kesulitan luar biasa, ternyata Tuhan memberikan pertolongan melalui orang baik tersebut.

Sayangnya, aku kembali bertemu pada persimpangan cobaan. Saat sampai rumah sakit, dokter mengatakan kondisi anakku sudah terlambat dan kritis. Anakku langsung menjalani tindakan dan operasi pembukaan dada. Setelah itu, Ia lanjut menjalani perawatan di ICU. Selama itu, aku menumpang tinggal di rumah singgah untuk menghemat biaya.

Rasanya hancur sekali melihat anakku harus melewati begitu banyak tindakan medis. Belum genap tiga bulan, tetapi anakku harus menghadapi penyakit mematikan. Hal yang paling membuatku sedih adalah ketika anakku mengalami sesak napas, kesulitan menyusu, dan tubuhnya membiru. Bahkan minum susu saja kesulitan.

Perjuangan anakku untuk menuju kesembuhannya masih panjang. Selain meminjam uang sana-sini, aku juga sampai menjual cincin pernikahan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan anakku. Suamiku hanya bekerja sebagai penjual santan kelapa milik orang lain, penghasilannya terbatas.

Anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, dan kebutuhan lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Arrasya tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Arrasya!

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana
Fundraiser
Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!
Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.
Bantu Campaign Lainnya
Di tengah Keterbatasan Ekonomi Keluarga, Tami Harus Transfusi Darah Seumur Hidup
teti Nurhayati
Rp 270.000
89 hari lagi
Senyum Getir Fayzel di Tengah Kerusakan Organ Hatinya yang Terus Memburuk
Asri Bunga Pertiwi
Rp 20.102.003
20 hari lagi
13 Tahun Selvi Bertahan Melawan Hidrosefalus, Kini Masih Menanti Operasi Penyelamat
Selvi
Rp 660.000
73 hari lagi
Tak Pernah Kubayangkan, Kedua Anakku Harus Berjuang Melawan Penyakit yang Sama
Nahda kamilatussyifa
Rp 965.001
60 hari lagi
Di Tengah Perjuangan Melawan Kanker, Aku Rela Memulung Demi Anakku yang Menderita Meningitis
Matthew Samosir
Rp 70.000
82 hari lagi
