Benihbaik_2026-07-01_17828991396a44e1c3c7c54.jpeg
Anak

Saat Rumah Ludes Dilahap Api, Anakku Masih Berjuang Melawan Tumor dan Jantung Bocor

Rp 998.000 dari Rp 9.500.000

87 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Ghifari syahfi muzaqqy Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Kampar

“Rumahku kebakaran ketika aku membawa anakku berobat ke rumah sakit! Dalam sekejap, aku kehilangan segalanya, yang tersisa hanya baju di badan saja. Bahkan, aku bingung harus membawa keluargaku pulang kemana? Malam itu, kami hanya bisa menumpang di rumah sepupu, berharap esok akan ada jalan keluar.”

“Aku berupaya mencari pinjaman untuk menyewa rumah kontrakan kecil. Suamiku juga sudah mencari pekerjaan tambahan agar anakku bisa terus berobat. Namun, di tengah keputusasaan, Allah menghadirkan pertolongan melalui warga desa tetangga yang tergerak untuk membantu biaya. Saat itulah rasanya harapanku kembali hidup.” -Nurhayati, Orang tua Ghifary-

Anakku, Ghifary Syafi Muzaqi (6 thn), tiba-tiba mulai menunjukkan tanda-tanda aneh saat usianya menginjak 3 tahun. Ia sering sesak napas, nafsu makannya perlahan menghilang, dan suaranya sering serak.

Hal yang paling membuatku khawatir adalah anakku tiba-tiba sering linglung dan tidak nyambung. Saat kuminta mengambil piring, ia justru membawakan gelas. Ia juga semakin sulit mengucapkan kata-kata.

Saat aku membawanya berobat ke rumah sakit, dokter mengatakan tidak ada masalah serius terjadi pada anakku. Dokter menyebut kemampuan bicaranya hanya dipengaruhi suasana hati. Aku diminta lebih sering mengajaknya berinteraksi.

Namun, anakku dirujuk untuk periksa ke THT untuk mengecek penyebabnya sesak napas. Saat itulah, semua kenyataan pahit terungkap. Ada tumor yang menyumbat saluran napasnya, dan hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa anakku mengidap jantung bocor! Seketika tubuhku lemas, rasanya nyaris pingsan mendengar kabar pahit itu.

Sejak itu, hidup keluargaku dihantui ketakutan. Ada kalanya aku sangat frustasi ketika penyakit anakku kambuh, karena dipenuhi bayangan kehilangan anakku. Ia bisa tiba-tiba memegang dadanya, kesulitan bernapas, lalu tak sadarkan diri. Aku hanya bisa berteriak memanggil namanya sambil menggendongnya ke rumah sakit terdekat. 

Pada tahun 2024, Ghifary telah menjalani operasi pengangkatan tumor. Ia juga harus menggunakan alat bantu napas yang dipasang melalui lubang di lehernya agar tetap bisa bernapas.  Namun, penyakit ganas ini kembali muncul dan membuat anakku harus segera menjalani operasi lagi. 

Kini, berjalan beberapa langkah saja sudah membuat anakku sesak napas. Namun, Ia begitu luar biasa. Ia tetap tersenyum sambil mengatakan semangatnya untuk sembuh, meski melewati rasa sakit yang tiada habisnya.

Aku ingin segera menjemput kesehatan anakku, tapi aku kesulitan biaya untuk operasi lanjutan. Suamiku hanya bekerja sebagai buruh bongkar muat sawit yang penghasilannya terbatas. Jika anakku tidak pengobatan, tumor itu beresiko menyebar ke paru-parunya.

Saat ini, anakku masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Ghifary tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Ghifary!

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya