Benihbaik_2026-04-16_177631134369e05c2f4472d.jpeg
Anak

“Kok Aku Nggak Sembuh-sembuh?” Khoirul Harus Berkali-kali Perbaikan Operasi Jantung Akibat Infeksi

Rp 0 dari Rp 12.600.000

91 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Khoirul yoga Prasetya Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Merangin

“‘Kok aku kayak nggak sembuh-sembuh?’ Itulah pertanyaan polos anakku yang menyayat hatiku. Penyakit mematikan itu seolah tidak ada habisnya, Ia harus berulang kali merasakan tusukan jarum suntik dan sayatan pisau di dadanya. Itupun proses pengobatannya bisa dibilang masih sangat panjang.”

“Perasaanku tentu saja pernah putus asa, karena terbentur dengan kondisi anak yang kian memburuk dan keterbatasan ekonomi. Hanya keinginan untuk melihatnya tumbuh dewasa yang membuatku terus bertahan, meski harus terus berutang untuk membiayainya ke rumah sakit. Selama ini anakku bertahan, aku pun tak boleh menyerah.” -Jumiati, Orang tua Khoirul-

Tak ku sangka, anak yang aku lahirkan dengan perjuangan operasi caesar mendapatkan cobaan berat. Dokter menemukan suara jantung Khoirul Yoga (4 thn) terlalu bising, hatiku seakan runtuh. Namun apa daya, aku tidak langsung membawanya ke rumah sakit besar yang jaraknya belasan jam karena keadaan ekonomi terbatas.

Hari-hari yang dilalui anakku bagaikan penderitaan. Sesak napas yang datang tiba-tiba, tubuh kecilnya yang membiru, hingga kejang yang membuatku gemetar ketakutan,  semuanya menjadi pemandangan yang tak pernah bisa aku lupakan. 

Aku berupaya mengumpulkan biaya, hingga akhirnya di usianya 8 bulan aku bisa membawanya berobat ke rumah sakit di Padang, Sumatera Barat. Ternyata kenyataan pahit itu semakin jelas, dokter mendiagnosa anakku mengalami sakit jantung bawaan lahir dan harus dirujuk ke Jakarta.

Dunia terasa berhenti sejenak, antara sedih, takut, dan cemas, aku hanya bisa bertanya dalam hati, “Apakah aku sanggup?” Suamiku hanya bekerja sebagai petugas kebersihan di lahan sawit dan tukang pijit, penghasilannya tak menentu. Satu per satu barang di rumah terjual, dan aku mengetuk pintu demi pintu untuk meminjam uang. 

Meski uang yang aku kumpulkan tak seberapa, tapi aku tetap memberanikan diri membawa anakku ke Jakarta. Proses operasi yang dijalani anakku tidak mudah. Saat operasi jantung pertamanya, Ia sempat infeksi hingga harus dioperasi ulang.

Di operasi kedua, demam tinggi tak kunjung reda. Bahkan saat operasi ketiga, dokter menemukan adanya bakteri di jantungnya dan lagi-lagi harus dilakukan perbaikan. Setiap detik di ruang tunggu operasi adalah siksaan batin yang tak terlukiskan bagiku.

Saat ini, anakku masih ditahap penyembuhan dan menjalani berobat jalan. Aktivitas anakku sangat terbatas karena Ia mudah lelah, dan jika Ia kelelahan, kejang itu kembali datang.  Pertumbuhannya pun terhambat, berat badannya sulit bertambah. Sedih sekali melihatnya tak bisa bermain seperti anak-anak lainnya.

Perjalanannya untuk sembuh masih panjang, kendala biaya jadi masalah utama. Demi kontrol saja, kami harus menempuh perjalanan belasan jam, seringkali harus menginap karena kondisi anakku tak kuat. Belum lagi kontrol rutin ke Jakarta, obat-obatan, vitamin, dan kebutuhan lain yang tidak semuanya ditanggung.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Khoirul tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Khoirul!

Aktivitas donasi kosong-01

Belum ada Donatur terbaru penggalang dana

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya