Benihbaik_2026-10-29_17932627586ae304a65cefa.jpeg
Anak

Di Balik Seruan “Ojol Peduli Fatih”, Ada Ibu yang Berjuang Agar Fatih Bertahan dari Thalasemia

Rp 175.000 dari Rp 4.200.000

90 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Fatih Abdurrahman Firdaus Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Serang

“Demi biaya pengobatan anakku, aku bersama komunitas Ojek Online melakukan galang dana di jalanan dan di depan bus-bus. Tak pernah terbayangkan aku berdiri di persimpangan lampu merah, mengetuk kaca kendaraan satu per satu sambil membawa foto anakku sendiri. Aku menyingkirkan rasa malu meminta bantuan orang lain demi kesempatan anakku sembuh.”

“Namun, saat melihat orang-orang ikut membantu dengan berdiri di pinggir jalan sambil menyerukan “Ojol Peduli Fatih,” air mataku sulit terbendung. Di tengah kehidupan yang begitu berat, masih ada orang-orang yang berjuang untuk anakku.” -Indah Nur Laela, Orang tua Fatih-

Anakku, Fatih Abdurrahman Firdaus (3 thn), mengalami thalasemia beta mayor, yaitu kelainan genetik yang membuat sel darah merahnya mudah rusak sehingga harus menjalani transfusi darah rutin. Tak hanya puluhan kali buah hatiku menghadapi tusukan jarum infus, Ia juga harus menjalani pemeriksaan laboratorium dan minum obat-obatan.

Aku sendiri merupakan seorang janda yang berjuang sendiri membesarkan dan mengobati Fatih. Aku bekerja sebagai pengemudi ojek online, setiap hari mencari nafkah dengan  mengendarai motor dari pagi hingga malam. Namun, penghasilanku sangat sulit untuk memenuhi pengobatan anakku.

Sempat aku terpikir menjual motorku, tapi hanya itu satu-satunya yang menjadi tumpuan untuk bisa terus mengusahakan darah dan pengobatan anakku. Pernah di dompet hanya tersisa uang Rp20.000, dan hujan juga sangat deras sehingga orderan masuk sepi. Sementara anakku butuh transfusi darah.

Akhirnya aku hanya bisa memeluk tubuh anakku yang pucat sambil menangis, sekedar membawanya untuk mendapatkan pertolongan pun aku bingung sampai rasanya ingin teriak. Aku tidak ingin kehilangan anakku, aku ingin Ia ingin melihatnya tumbuh besar mengejar apapun yang Ia inginkan.

Aku masih ingat bagaimana semuanya bermula. Tubuh anakku terlihat sangat pucat, demam, lemas dan Ia tidak mau menyusu. Hari ketika dokter menyampaikan anakku mengalami penyakit serius menjadi hari uang paling sulit aku terima. Rasanya tak masuk akal, anak sekecil itu harus menghadapi penyakit yang begitu berat.

Setiap penyakitnya kambuh, anakku akan menangis sambil memegang perutnya dan mengeluh, “sakit, Mamah. Kepala Fatih pusing.” Tubuhnya akan kembali pucat, disertai demam, hingga kehilangan nafsu makan. Biasanya aku akan mengompres tubuhnya atau membawanya ke rumah sakit. 

Hal yang membuatku semakin hancur adalah ketika anakku menyimpan cita-cita di tengah rasa sakit yang harus Ia lalui. Kelak, Ia mengatakan bahwa Ia ingin menjadi pemain bola. Keinginan itu terdengar sederhana, tapi bagiku, mewujudkannya terasa begitu berat ketika biaya pengobatan sangat besar. 

Dokter mengatakan tanpa tindakan transplantasi sumsum tulang belakang, anakku harus transfusi darah seumur hidup. Namun, biayanya sangat besar. Belum lagi anakku membutuhkan biaya transportasi ke rumah sakit yang jarak tempuhnya bisa berjam-jam dari Cilegon ke Jakarta, obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Fatih tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Fatih!   

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya