Benihbaik_2026-09-09_17889506456aa138754bf93.jpeg
Anak

Silvia Kecil Ingin Menyerah karena Patah Tulang dan TB Tulang, Ibunya Berjuang Agar Sembuh

Rp 30.000 dari Rp 4.826.000

88 hari lagi

Penerima Donasi

anon
Silva nabila Identitas terverifikasi user
anon
Rekening Penerima Rekening Penerima terverifikasi user
anon
Lokasi Kab. Bandung

“Pernah suatu kali anakku mengatakan, ‘Mah, Silva nyerah ya... Kasihan lihat Mamah harus gendong Silva terus. Silva juga sudah merepotkan Mamah.’ Kalimat itu membuat hatiku hancur. Bagaimana mungkin aku tega mendengar anakku merasa dirinya menjadi beban?”

“Anakku jatuh di kamar mandi! Jeritannya membuatku langsung berlari dalam keadaan panik. Aku melihat tubuhnya terbaring terlentang dan tidak bergerak, rasanya dunia seakan berhenti. Aku langsung melarikannya ke rumah sakit, ternyata anakku mengalami patah tulang! Hatiku sesak, tak sanggup melihat anakku kesakitan luar biasa.” -Yulianti, Orang tua Silvia-

Anakku, Silvia Nabila, sudah menjalani operasi pemasangan pen di punggung belakangnya. Aku berharap setelah tindakan itu anakku bisa berjalan. Tapi ternyata kenyataan begitu kejam, bahkan hingga detik ini anakku belum bisa berjalan sama sekali. 

Cobaan ternyata belum selesai karena ternyata ada bakteri Tuberkulosis (TB) menyerang tulang punggung anakku yang patah. Ya Tuhan, penderitaan anakku semakin panjang. 

Saat ini, anakku rutin menjalani pengobatan TB serta harus mengkonsumsi obat dan vitamin. Anakku juga harus menjalani terapi medik dan kontrol rutin. Meski nantinya kondisi anakku pulih dan bisa berjalan, tapi dokter mengatakan Ia harus menjalani operasi lepas pen.

Selain itu, anakku membutuhkan asupan gizi yang cukup agar tubuhnya tidak semakin lemah. Dokter menyarankannya agar minum susu, makan telur hingga ikan gabus. Aku selalu ingin yang terbaik untuk anakku, tapi keinginan itu selalu terbentur dengan keadaan.

Aku bekerja mencari barang rongsokan, penghasilanku terbatas dan tak menentu. Aku tetap berusaha mencari rongsokan. Bukan karena hasilnya banyak, tetapi karena aku harus terus berjuang agar anakku bisa pengobatan.

Setiap kali kontrol, anakku harus digendong karena belum memiliki kursi roda. Pernah aku membawanya ke rumah sakit dengan berjalan kaki sejauh 8 km karena benar-benar tidak memiliki ongkos. Pernah juga aku meminjam kursi roda satpam untuk membawa anakku pulang ke rumah. 

Ada satu kejadian yang sampai sekarang masih membuat hatiku sakit mengingatnya. Saat menunggu anak di rumah sakit, aku tidak punya uang sama sekali untuk membeli makan. Akhirnya aku mendatangi kamar-kamar pasien yang sudah ditinggalkan, mengambil roti dan makanan tersisa untuk mengganjal perut. Aku tak punya pilihan lain.

Jika ada rezeki, aku berharap dapat membeli kursi roda untuk anakku agar ia lebih mudah dibawa kontrol ke rumah sakit. Anakku juga membutuhkan obat yang tida ditanggung BPJS, popok, susu, telur, ikan, termasuk ikan gabus untuk memenuhi nutrisinya dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Silvia tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Silvia!  

pak

Belum ada aktivitas terbaru penggalang dana

Fundraiser

gamber-fundraiser

Bantuan itu bukan sekadar uang lho, TemanBaik!

Dengan menjadi Fundraiser, kamu bisa mengumpulkan uang untuk galang dana ini dengan mengetuk hati teman-temanmu yang ingin membantu.

Jadi Fundraiser

Bantu Campaign Lainnya