Panggilan Mendesak

camp
Kemanusiaan

Temani Perjuangan Bidan Nita Membangun Posyandu dan Balai Penyuluhan di Desa Giri Sako, Riau

Senita Riskiwahyuni atau yang kerap disapa Bidan Nita, sejak 2007 mengabdikan diri membantu ibu hamil dan anak di pelosok Desa Giri Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Berkat usahanya, ia berhasil meniadakan angka kematian bagi ibu hamil di sana. Kini perjuangannya untuk terus menjaga, dan mengedukasi warga masih terus berlanjut. Walaupun terletak di pelosok daerah, Desa Giri Sako punya Bidan Nita yang hebat yang siap memfasilitasi para ibu hamil dan balita. Rumah dinasnya ia jadikan Posyandu untuk memberikan kelas dan penyuluhan kepada ibu hamil dan juga membantu memastikan jaminan kelahiran mereka. Berkat kerja kerasnya, wanita berumur 38 tahun ini pernah menjadi juara 1 bidan teladan se-Provinsi Riau pada 2017 dan terpilih untuk mengikuti pelatihan kesehatan ibu dan anak di Tochigi, Jepang selama 18 hari bersama 12 bidan lainnya seluruh Indonesia.Sepulang dari Jepang ia merintis program posyandu remaja, karena melihat masih tingginya kasus pernikahan dini, kecanduan rokok dan pergaulan bebas. Posyandu Remaja didesain untuk memberikan informasi, saling asuh dan kontrol sesama remaja, serta menciptakan banyak kegiatan-kegiatan positif untuk remaja. Kegiatan itu antara lain, membuat kerajinan setiap hari Jumat malam dan berkebun di belakang balai desa pada hari Minggu. Semua hasil karya mereka kemudian dijual dan bisa bermanfaat untuk anggota. Setiap anggota juga  bergiliran membuat presentasi tentang bahaya pernikahan dini, risiko pernikahan dini terhadap persalinan ibu dan bayi, kampanye bebas rokok hingga melawan narkoba. Di tahun 2018 sudah setengah dari anak remaja di desa tergabung di Posyandu Remaja, dan berharap bisa menghilangkan pernikahan dini seutuhnya. Kini Bidan Nita masih aktif melakukan kegiatan sosial dengan berkeliling ke desa-desa (15 desa) untuk membina bidan dan kader kesehatan tanpa imbalan. Sayangnya saat ini posyandu yang masih menggunakan rumah dinasnya masih minim fasilitas dan juga belum adanya balai penyuluhan, di desa Giri Sako untuk melakukan sosialisasi. Ia berharap bisa mewujudkan posyandu dan balai penyuluhan yang menjadi tempat aman dan nyaman bagi ibu hamil, balita dan warga agar bisa sehat sejahtera dan teredukasi dengan baik. Mari temani perjuangan Bidan Nita dengan cara: Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiBoleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
Dana terkumpul Rp 1.325.027
12 hari lagi Dari Rp 310.300.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Raih Pahala Berlipat dengan Berbagi Sembako untuk Duafa

“Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik. (QS. Saba'34 : ayat 39)TemanBaik, kalau kita sadar akan sekeliling kita, pasti kita akan melihat banyak sekali TemanKita yang membutuhkan bantuan. Baik individual maupun suatu kelompok. Kali ini,  saya Sasqia yang merupakan mahasiswa salah satu universitas di Jakarta mau mengajak TemanBaik untuk menebar kebahagiaan dengan membantu TemanKita yang kurang mampu bersama Yayasan Langit Indonesia Cemerlang. Tentunya program ini sudah melakukan kegiatan sejak 2015Saya ingin mengajak TemanBaik untuk menyisihkan sedikit rezeki untuk memenuhi kebutuhan TemanKita. Adapun bantuan yang diberikan nantinya berupa paket sembako dan dana santunan duafa yang diberikan setiap hari Jumat bersama yayasan. Adapun bantuan akan diberikan untuk TemanKita yang berada  di daerah Jabodetabek dan Cililin Bandung.Harapannya, dengan bantuan yang diberikan banyak TemanKita yang terbantu kebutuhannya, dan TemanBaik juga dapat meraih pahala serta keberkahan. TemanBaik, ayo jadi jembatan kebaikan bersama Yayasan Langit Indonesia cemerlang dalam menyantuni kaum duafa. Bantuan dapat disalurkan dengan cara klik Donasi Sekarang
Dana terkumpul Rp 386.000
13 hari lagi Dari Rp 60.000.000
Donasi
camp
Kesehatan

Kondisinya Makin Lemah, Defky Harus Segera Operasi Jantung Bocor

Saya Yulianti Armelina Pandie, ibu dari Defky Danendly Mboli (22 tahun) yang didiagnosis dokter mengalami jantung bocor. Anak saya harus segera operasi agar nyawanya terselamatkan.Penyakit jantung bocor yang dialami Defky adalah bawaan sejak lahir. Saat kecil, Defky sering sakit-sakitan disertai warna kulitnya yang kebiru-biruan.Dokter menyebut bahwa jantung Defky terdapat lubang (kebocoran) pada bagian VSD (Defek septum ventrikel). Ini adalah suatu cacat jantung karena koneksi yang abnormal antara bilik bawah jantung (ventrikel).Kondisi Defky yang saat ini sedang lemah mengharuskan dia rutin medical check up jantung setiap bulannya. Dokter sudah menjadwalkan untuk melakukan operasi jantung di Jakarta, tepatnya di RS Jantung Harapan Kita. Tindakan operasi harus dilakukan secepatnya agar tidak berakibat fatal.Kami belum bisa membawanya ke Jakarta karena tidak punya biaya. Saat ini kami tinggal di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Butuh banyak biaya untuk membawanya ke Jakarta.Ayah Defky sehari-hari bekerja sebagai pedagang ikan dan pendapatan per bulannya sekitar Rp 500 ribu. Sedangkan saya berjualan di pasar dengan penghasilannya tak menentu.Bantu kami TemanBaik 
Dana terkumpul Rp 9.560.112
7 hari lagi Dari Rp 20.500.000
Donasi

Pilihan Campaign