Panggilan Mendesak

camp
Kemanusiaan

Viva Peduli Kemanusiaan

Hai TemanBaik, pernahkah membayangkan kalau uang kembalian saat TemanBaik melakukan pembelian bisa membantu Teman-temanKita yang tengah menghadapi permasalahan kesehatan? Mungkin bagi kita uang kembalian itu receh, tapi bila dikumpulkan bisa menjadi banyak dan bermanfaat bagi sesama yang membutuhkan.Viva Health ingin berbagi dengan sesama yang tengah berjuang dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan masalah kesehatan, salah satunya dengan menyisihkan uang kembalian. Viva Health merupakan apotek terpadu yang didirikan pada tahun 2012.Selain itu ajakan untuk menyisihkan uang kembalian, Apotek Viva Health bersama BenihBaik.com juga mengajak TemanBaik semua untuk turut andil dalam aksi sosial ini dengan berdonasi melalui BenihBaik.com. Viva Health ingin membantu masyarakat untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih sehat dan lebih sejahtera. Saat ini Apotek Viva Health memiliki lebih dari 100 jaringan yang antara lain beroperasi di Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Bekasi, dan Jakarta.Melalui gerakan kebaikan yang diusung, Viva Health berharap bisa turut andil dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam hal ini terutama para tenga medis. Donasi yang terkumpul dalam gerakan ini akan digunakan untuk membantu tenaga medis yang masih terus berjuang di tengah pandemi yang terjadi. Donasi akan disalurkan untuk tenaga medis berupa masker, vitamin, hand sanitizer, dan APD.Ayo bersama kita tebarkan kebaikan bagi sesama yang tengah berjuang dalam menghadapi permasalahan kesehatan. Caranya dengan berdonasi melalui BenihBaik.com:1. Klik “Donasi Sekarang” 2. Isi Nominalnya3. Pilih Metodenya. Donasi bisa lewat OVO, DANA, LinkAja, BCA KlikPay, KlikBCA, BRI E-Pay Sakuku, Go-Pay dll. Bisa juga lewat Transfer Bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI). Atau lewat Kartu Kredit. Jangan lupa bagikan cerita ini di media sosialmu, Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp dan ajak TemanBaik lainnya berbagi kebaikan sekarang. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 9.522.327
3 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

Anak-anak Terancam Kelaparan akibat Pandemi, Yuk Kita Bantu!

Hai TemanBaik, di media sosial sempat viral, kakak beradik di Dusun II Sebau Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dalam kondisi kurus kering karena kelaparan. Satu anak terbaring di atas tempat tidur dengan tubuh kurus kering sedangkan anak yang satu masih sanggup berdiri. Tubuh anak ini kurus dan tak terurus. Sungguh miris!Waktu itu anggota Babinsa dari Koramil dan Bhabinkamtibmas Polsek Gelumbang sedang membagikan sembako dalam rangka baksos untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Mereka mendapati di salah satu rumah, anak-anak yang tak berdaya karena kelaparan ini. Di Serang, Banten juga ada keluarga termasuk anak-anak mengalami kelaparan. Bahkan ibunya meninggal dunia diduga akibat kelaparan. Keluarga ini tak punya uang untuk membeli makanan akibat pandemi ini. Mereka hanya meminum air galon isi ulang dan singkong yang dimilikinya.Berita soal kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari hingga menimbulkan ancaman kelaparan kerap kita dengar. Apalagi di masa pandemi ini. Masyarakat, terutama anak-anak terancam kelaparan karena terbatasnya akses untuk memperoleh makanan. Orangtua tak bekerja, terkena pemutusan hubungan kerja, dan kehilangan penghasilan akibat pandemi. Kondisi ini mengakibatkan kemiskinan muncul, yang berdampak pada sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk kebutuhan makanan. Sehingga ancaman kelaparan pun terjadi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2020 terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin sebanyak 1,63 juta orang dibandingkan periode September 2019. Dengan demikian, jumlah penduduk miskin Indonesia saat ini tercatat sebanyak 26,42 juta orang. Kemiskinan dan kelaparan yang yang menjadi dampak lanjutan akibat pandemi, bukan hanya terjadi di pedesaan tapi juga di perkotaan. Terkait persoalan kelaparan di Indonesia, negara kita berada pada peringkat 73 di dunia dengan skor 21,9 yang berarti berada pada level serius. Indeks kelaparan di Indonesia jauh lebih tinggi dari pada negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand (data 2019 dari globalhungerindex.org). International Food Policy Research Institute (IFPRI) mengungkapkan 22 juta penduduk Indonesia masih mengalami kelaparan kronis. Ini senada dengan riset dari Asian Development Bank, tahun 2016-2018 sekitar 22 juta penduduk Indonesia menderita kelaparan.Ancaman kemiskinan dan kelaparan akibat pandemi Covid-19 menjadi keprihatinan kita bersama. TemanBaik, kita harus bergandeng tangan untuk ambil bagian mengatasi masalah ancaman kelaparan yang terutama mengancam anak-anak di Indonesia. Ayo sisihkan sebagian rezekimu dan berbagi kebaikan dengan berdonasi melalui BenihBaik.com untuk mencegah penderitaan dan ancaman kelaparan yang dialami Teman-temanKita semakin berkepanjangan. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 8.805.401
10 hari lagi Dari Rp 200.000.000
Donasi
camp
Usaha Bisnis

Bantu UMKM Perempuan Bangkit dan Buat Indonesia Kuat

Hai Teman Baik! teman-teman kita di Womanpreneur Community (WPC) saat ini ingin membantu UKM perempuan agar pulih kembali disaat pandemi. Salah satu cara yang bisa dilakukan sekarang dengan membuat program-program pelatihan virtual atau webinar.Dengan bergabungnya 15.000 peserta dan lebih dari 900 brand lokal, membuat teman-teman di WPC berharap kegiatan ini dapat membantu UKM lebih banyak lagi.Program yang berlangsung sama 5 bulan, peserta tak hanya sekadar menonton orang bicara tapi juga ada mentoring, coaching, dan evaluasi secara berkala setiap bulan pasca pelatihan. Nantinya mereka yang terpilih setelah pendampingan akan menjadi bagian woman of change Indonesia.Program yang pertama kali teman-teman WPC lakukan melakukan kegiatan webinar yang rencananya akan dihadiri oleh UKM perempuan dari 35 provinsi. Setelah itu, pelaku UKM perempuan akan mengikuti proses seleksi untuk program inkubasi atau scale up selama 13 minggu dengan menggunakan metode belajar aktif dan partisipatif.Program inkubator bisnis ini dikhususkan untuk pelaku UKM yang masih pemula atau bisnis yang dibawah 2 tahun. Pelatihan yang diberikan nantinya seperti menyiapkan pondasi bisnis, menyiapkan sarana pemasaran UKM lewat digital,dan mengelola keuangan keluarga dan bisnis UKM.Agar lebih memberikan dampak yang lebih baik lagi , WPC juga buat program lanjutan seperti adaptasi dan akselerasi bisnis. Pada program ini akan dibuat 10 sesi yang setiap bulannya akan terdapat review progres dan didampingi oleh para mentor pelaku usaha.Beberapa rangkaian program Womanpreneur Community nantinya akan berfokus pada pelatihan dan pemberdayaan dengan memanfaatkan digital dan WPC Mart menjadi website saluran peluang pendapatan untuk pelaku UKM perempuan.Agar program-program ini dapat berjalan dengan lancar, Teman Baik bisa langsung klik tombol Donasi Sekarang untuk membantu UKM perempuan yang terdampak pandemi COVID-19. Yuk, mari kita sama-sama bangkit, benahi, dan lahir kembali bersama.
Dana terkumpul Rp 715.013
10 hari lagi Dari Rp 200.000.000
Donasi

Pilihan Campaign