Panggilan Mendesak

camp
Anak

Bantu Zikri Melawan Thalasemia

Hai TemanBaik, sungguh malang nasib bocah berusia 3 tahun bernama Zikri Alhakim ini. Zikri terkena Thalasemia dan sejak Desember 2017 hingga sekarang harus rutin menjalani transfusi darah.“Zikri harus transfusi darah sejak umur 14 bulan sampai sekarang… setiap bulan harus dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat,” ungkap Upik Ramlah, ibu Zikri.Pengobatan yang dijalani Zikri memang ditanggung dengan BPJS, namun ada obat-obatan yang harus dibeli sendiri di apotek. Belum lagi kebutuhan Zikri lainnya seperti susu, nutrisi makanan, vitamin, pampers, dan lain-lain. “Saya orangtua tunggal dan pendapatan dari jualan online tak tentu, kadang ada kadang tidak ada. Saya kesulitan untuk membiayai kebutuhan berobat Zikri dan hidup sehari-hari,” kata Upik Ramlah. Awalnya Zikri baik-baik saja, menginjak usia 9 bulan sang ibu melihat anaknya sering lesu, pucat, tak mau makan dan minum susu serta sering panas tinggi. Ibu Zikri pun membawanya berobat ke Puskesmas. Namun karena tak kunjung membaik, Zikri dibawa berobat ke RSUD Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dokter mendiagnosis Zikri menderita anemia berat dan Tuberkulosis. Kemudian Zikri dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang dan pada usia 14 bulan Zikri didiagnosis terkena Thalasemia. Perut Zikri buncit, mata kuning dan kulit juga kuning. Secara rutin Zikri harus menjalani cek darah dan transfusi darah, tapi karena tidak ada biaya untuk pergi berobat, cek laboratorium,  dan biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS, Zikri belum berobat lagi.Teman Baik, ayo bantu Zikri agar cepat sembuh dan bisa berobat lagi. “Semoga kebaikan Bapak, Ibu, saudara semua dibalas beribu-ribu kali kebaikan, sama Allah SWT dan semoga diberikan rezeki yang lancar, berlimpah dan berkah” demikian Upik Ramlah.
Dana terkumpul Rp 11.842.913
13 hari lagi Dari Rp 30.000.000
Donasi
camp
Pendidikan

Mimpi Anak-anak Perbatasan Mendapat Banyak Buku Bacaan

“Minat baca anak-anak tinggi namun karena kekurangan buku, anak-anak jadi bosan akhir-akhir ini. Kami pun mencoba mencari kegiatan lain yang bisa mengaktifkan minat anak-anak,” ungkap Daniel Lalang, koordinator Rumah Baca Lentera Perbatasan. Rumah Baca Lentera Perbatasan merupakan salah satu sarana literasi bagi masyarakat di Dusun Berjoko, Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.Rumah baca ini berdiri sejak 13 Maret 2017. Berdirinya rumah baca ini karena keprihatinan terhadap dunia pendidikan di perbatasan. “Banyak anak sekolah, tapi saat mereka mencari referensi buku harus jauh-jauh menempuh perjalanan 8 Km. Di sini ada sekolah tapi tidak mempunyai perpustakaan. Sementara minat baca anak-anak maupun orang dewasa tinggi,” papar Daniel Lalang.Rumah Baca Lentera Perbatasan buka setiap sore, di hari Senin-Sabtu. Biasanya mulai sekitar jam tiga sore hingga jam enam petang dengan diawali kegiatan membaca bersama. Selain membaca, anak-anak juga diajak bernyanyi bersama, menggambar, belajar mengenai pengetahuan umum atau belajar mengenai pelajaran sekolah.Selama ini buku-buku yang ada diperoleh dari penggalangan buku dan bantuan dari teman-teman di luar Kalimantan. Untuk menambah pengadaan buku bacaan, dibutuhkan dana sebesar Rp 500 juta. Untuk Rumah Baca Lentera Perbatasan sendiri membutuhkan dana sebesar Rp 25 juta.Selain membantu Rumah Baca Lentera Perbatasan di Nunukan, penggalangan dana ini juga untuk membantu kegiatan literasi dari rumah baca atau taman baca dan kegiatan pustaka yang sudah berjalan di sejumlah daerah. Misalnya untuk pengadaan buku di Taman Baca Lopo Bambu di Oepoli-Pulau Timor, perbatasan Indonesia dan Timor Leste; pengadaan tambahan buku bacaan Kuda Pustaka di lereng Gunung Slamet, Purbalingga-Jawa Tengah, juga pengadaan buku bacaan untuk Rumah Baca Kopiko di Sumba; pengadaan buku bacaan SD Negeri Dasak, Manggarai Barat-NTT.Ayo kita dukung gerakan literasi lewat rumah baca, taman baca, perpustakaan keliling maupun kegiatan pustaka lainnya. Tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.
Dana terkumpul Rp 12.289.084
11 hari lagi Dari Rp 500.000.000
Donasi
camp
Kemanusiaan

XL Sentra Vaksinasi

Halo TemanBaik! Ada kabar baik nih buat kamu, tanggal 22 Maret - 22 April 2021 XL akan bekerjasama dengan RSUI dan ACT sebagai mitra pelaksana akan mengadakan vaksinasi secara gratis untuk 300 orang.XL Axiata sebagai sebuah perusahaan yang sudah melakukan berbagai aksi kemanusiaan merasa terpanggil untuk membuat program vaksin ini. Upaya seperti ini perlu dilakukan oleh sebanyak mungkin pihak yang terlibat, untuk meningkatkan kemungkinan menjangkau masyarakat untuk mendapatkan vaksin.Melalui XL Sentra Vaksinasi, kami percaya akan kesuksesan program vaksinasi COVID-19 di Indonesia.Harapannya setelah program ini berjalan dengan lancar, kami juga akan melaksanakan kegiatan serupa di kota Bandung dan Bekasi. Apabila kamu ingin mendapatkan vakskin melalui program ini, bisa bisa daftar di loket.com, yaaa. Yuk kapan lagi dapat vaksin gratis. Daftar sekarang karena kuotanya sangat terbatas!
Dana terkumpul Rp 2.350.110.000
1 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi

Pilihan Campaign