Panggilan Mendesak

camp
Kesehatan

Perut Hampir Meletus, Bantu Bu Evi Operasi Tumor Ganas dan Kista Segera!

Evi Sulastri (36 tahun) tidak lagi bisa bekerja ataupun mengurus rumah tangga semenjak dokter memvonis dirinya mengidap tumor dan kista ovarium yang menjalar ke bagian perutnya.Ibu 2 anak yang tinggal di Kampung Cieunder, Warungkondang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tidak pernah menyangka penyakit yang dideritanya akan membuat perutnya terlihat besar dan berat sekali, sehingga sulit baginya melakukan aktivitas normal.Selama 2018 hingga 2022 hanya dilakukan pengobatan secara tradisional saja karena dikira sakit perut biasa, namun ternyata rasa sakitnya semakin parah dan suaminya membawa Bu Evi ke Rumah Sakit Daerah untuk dilakukan USG.Hasil USG menyatakan di dalam perut Bu Evi terdapat banyak cairan sehingga harus dirujuk ke RS Santosa Bandung. Menurut dokter yang menanganinya Bu Evi harus segera dilakukan operasi pengangkatan tumor dan penyedotan cairan di perutnya.Walaupun sebenarnya takut sekali dengan operasi, namun Bu Evi memberanikan diri demi bisa sembuh dari penyakitnya. Namun kendalanya sekarang ialah biaya operasi yang tidak bisa didapatkan dengan mudah.Sang suami yang bekerja sebagai buruh pikul di toko milik tetangganya, itupun tidak bekerja setiap hari. Dengan penghasilan Rp 80.000 per hari tentu tidak cukup untuk biaya pengobatan, kebutuhan sehari-hari dan membayar kontrakan.Perut Bu Evi semakin membesar, bobot tubuhnya semakin berat. tak jarang Bu Evi mengeluh bahkan menangis karena kesakitan. Yang bisa dilakukan hanyalah membalurkan minyak daun sirih di sekitar perutnya.TemanBaik, Bu Evi membutuhkan bantuan TemanBaik untuk bisa memenuhi biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS. Belum lagi Bu Evi harus rontgen, rawat inap, dan lain-lain.Jangan biarkan tumor di perutnya semakin membesar, bantu Bu Evi dengan cara klik Donasi Sekarang 
Dana terkumpul Rp 1.330.000
15 hari lagi Dari Rp 24.120.000
Donasi
camp
Anak

Lahir Prematur, Anisa Derita Hidrosefalus dan Butuh Biaya Pengobatan

Hai TemanBaik, ini TemanKita Siti Anisa. Usianya baru sebulan. Dia lahir prematur dan saat ini harus jalani perawatan intensif karena kondisinya memprihatinkan. Menurut dokter, Anisa mengalami kelainan mata dan paru-paru serta menderita hidrosefalus. Setelah kelahirannya, Anisa harus dirawat di NICU rumah sakit selama 9 hari. Dia juga harus memakai selang untuk mengonsumsi susu. Setelah kondisinya cukup membaik, Anisa dibawa pulang ke rumah oleh orangtuanya. Di rumah, Anisa tetap menggunakan selang sebagai alat bantu untuk mengonsumsi susu. Selang ini harus diganti secara berkala. Karena keterbatasan kondisi ekonomi, orangtua Anisa melepas selang tersebut dan tak menggantinya. Beberapa waktu berselang, kondisi Anisa semakin mengkhawatirkan. Kepalanya membesar dan tak bisa buang air.Orangtuanya merasa kebingungan dengan kondisi sang anak. Di sisi lain, Pak Maman, ayah Anisa yang bekerja sebagai buruh penggali sumur dan bekerja serabutan ini tak memiliki biaya untuk pengobatan dan kebutuhan Anisa. Buat makan sehari-hari saja susah, apalagi untuk berobat bolak-balik ke rumah sakit.Dibantu oleh kenalan dan orang-orang di sekitar, Anisa akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk jalani pengobatan. Dokter menyatakan bahwa Anisa juga menderita hidrosefalus dan harus berobat secara rutin. Saat ini, Anisa dirawat di NICU RSUD Tangerang. Keluarga Anisa membutuhkan bantuan TemanBaik semua agar Anisa bisa terus jalani perawatan dan pengobatan. Orangtua Anisa berharap kondisi anaknya bisa membaik dan bisa tumbuh sehat. Mengetahui kondisi Anisa dan keluarganya, saya Rieza Utami dan Ambar saudara saya merasa prihatin dan ingin membantu. Pengobatan Anisa tidak ditanggung BPJS. Saya ingin mengajak TemanBaik semua untuk membantu Anisa dan keluarga. TemanBaik bisa berbagi kebaikan untuk menemani perjuangan Anisa dengan berdonasi melalui BenihBaik:1. Klik “Donasi Sekarang”2. Isi nominal donasi3. Pilih berdonasi dengan apa. Lebih praktis dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antar bank (BRI, Mandiri, BCA, BNI)Tak hanya berdonasi secara materiil, #TemanBaik juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar bisa bantu Anisa dan keluarga.
Dana terkumpul Rp 68.402.376
15 hari lagi Dari Rp 100.000.000
Donasi
camp
Pendidikan

Cerahkan Masa Depan, Bantu Hidupkan Pendidikan di Pedalaman Sumba

Tidak ada tembok batu, papan tulis yang layak, terlebih ubin-ubin mengkilap layaknya di kota-kota besar. Kondisi Elevate School di pedalaman Sumba, Nusa Tenggara Timur sangat jauh dari kata layak, apabila dibandingkan dengan sekolah di kota besar pada umumnya. Elevate School atau semacam sekolah paralel digagas oleh Ardyanto Kristofel Ranja Nggili. Sekolah ini tidak punya gedung sendiri, tetapi menumpang di rumah warga, kantor desa, dan gedung ibadah.  Untuk menuju Elevate School, anak-anak pun harus berjalan kaki sepanjang 5 sampai 8 km."Tujuan dari program ini adalah ingin mendekatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas sama seperti anak-anak di Kota. Sampai saat ini Saya telah membuka 36 sekolah di pedalaman Sumba," ungkap Ardyanto Kristofel Ranja Nggili, penggagas program Elevate School.Kurang lebih ada 350 anak dari berbagai dusun yang bersekolah di Elevate School. Para guru yang jumlahnya sekarang ada 30 orang bekerja secara sukarela dan mayoritas belum digaji. Kalau pun digaji, jumlah yang mereka dapatkan cukup kecil yaitu hanya Rp 250.000 per bulan."Guru yang mengajar semuanya adalah lulusan SMA, mereka lah yang mempunyai hati untuk mengajar adik-adiknya walaupun tidak mendapatkan gaji. Rata-rata orang tua murid adalah petani musiman yang hanya mendapatkan uang jika hasil panen bagus," sebutnya.Meski kondisinya demikian, tak lantas menyurutkan semangat para siswa dalam menuntut ilmu. Tak peduli meski hanya memakai sandal, atau bahkan tanpa alas kaki sekalipun. Pada hari-hari biasa, anak-anak ini terlihat begitu antusiasme untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.TemanBaik, Yuk kita bantu Ardyanto Kristofel Ranja Nggili untuk memberikan layanan pendidikan lebih banyak lagi ke anak-anak di Pedalaman Sumba lewat Elevate School, dengan cara:Klik “Donasi Sekarang”Isi nominal donasiBoleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI). 
Dana terkumpul Rp 47.653.116
7 hari lagi Dari Rp 101.940.000
Donasi

Pilihan Campaign